Cara Menganalisa dan Mencari Akar Masalah

Cara Menganalisa dan Mencari Akar Masalah - Masalah, mulai dari males bangun pagi, kesel kejebak macet, karir yang nggak naik-naik, nggak punya cukup uang sampai sering ribut sama temen, pacar, keluarga dan rekan kerja.

Kadang kita nggak sadar kalo kita cuma berhasil melewati masalah tanpa benar-benar menyelesaikannya. Atau, kita merasa udah menemukan solusinya. Tapi ternyata masalah yang sama muncul lagi di kemudian hari.

Sekilas kita udah merasa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dari solusi yang kita temuin. Tapi saat masalah yang sama menyerang dengan skala yang lebih besar. Kita bisa jatuh lebih keras.

Jadi gimana cara bedain solusi yang real dan yang semu? Temukan jawabannya di video berikut ini.





Sumber :
YouTube Channel : Tech In Asia ID

Didiet Maulana : Memaksimalkan Potensi dalam Kewirausahaan

Sesi BukaTalks : Thriving as Creative Entrepreneur Using the Power of Online Business 

Didiet Maulana merupakan Founder IKAT Indonesia, kenapa bikin IKAT Indonesia. Waktu itu tahun 2010 kalau tidak salah, 2009. Waktu itu Indonesia sedang marak kehebohan yang terjadi karena batik kita diklaim sama salah satu negara tetangga. 


Didiet Maulana


Dan Didiet melihat ini sebagai satu fenomena dimana sebenarnya batik itu kan sudah ada sama Indonesia udah lama banget. Tapi kadang kita suka take it forget it, akhirnya jadilah diakuisisi sama negara lain.

Membuka mata Didiet bahwa dia tidak ingin generasi muda Indonesia, the next generation cuma generasi yang komen-komen di twitter atau di sosial media. We have to do something, waktu itu menjadi salah satu trigger juga untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan, berikut kisah cerita Didiet yang bisa kalian tonton dibawah ini.






Sumber :
YouTube Channel : Bukalapak

Rudi Soedjarwo : Membangun Karakter dalam Story Telling

Sesi BukaTalks : How to Unlock Opportunities in Digital Era with Creativity 

Rudi Soedjarwo adalah seorang Movie Director. Om Rudi panggilan akrabnya telah lama malang melintang di industri tersebut. 


Rudi Soedjarwo


Om Rudi pun menyampaikan bahwa story telling itu kadang-kadang gampang tapi sebenernya susah. Kita ngomong depan orang gitu ya? Mau nyeritain, oh tadi gue gini itu kayaknya gampang banget. Tapi ketika bicara itu, lo mau share lewat video yang gampang itu menjadi tidak semudah itu ternyata.

Itu dilema om Rudi sampe sekarang malah. Makanya kita belajar terus, ini apa sih kuncinya? Kenapa kita bisa merasakan apa yang mereka ceritakan. Dan setelah belajar, dari skala kesalahan demi kesalahan om Rudi menemukan cuma satu ternyata, karakter.

Karakter apa yang om Rudi maksud? Yuk cek pengalaman om Rudi di video berikut ini. 



Sumber :
YouTube Channel : Bukalapak

Brand Advocate Memasarkan Produk Tanpa Biaya

Kampanye mau online atau offline, tentu perlu biaya yang nggak murah. Startup baru sering banget dipaksa merogoh kocek lumayan dalem. 

Padahal nggak semua startup baru punya budget untuk hal-hal ini. Ada satu teknik pemasaran yang sering banget kita denger, tapi jarang dibahas.

Teknik ini hampir nggak membutuhkan biaya buat memulainya. Namanya word of mouth marketing atau pemasaran dari mulut ke mulut. 

Mereka yang sering melakukannya disebut dengan Brand Advocate. Mau tahu apa itu Brand Advocate, kamu bisa cek video dibawah ini.






Sumber :
YouTube Channel : Tech In Asia ID

Strategi Pemasaran dan Peranan Brand

Jika kamu selalu mengikuti berita perkembangan teknologi mungkin kamu cukup familiar dengan fenomena antrian panjang di Apple Store setiap kali versi iPhone terbaru di release.

Ribuan orang di seluruh dunia rela mengantri berhari-hari demi menjadi yang pertama memiliki iPhone tercanggih. Mungkin hal ini membuat kamu bertanya-tanya, mengapa fenomena ini hanya terjadi pada smartphone milik iPhone dan tidak pada merk lain? Dan mengapa smartphone milik Samsung, LG dan lainnya tidak mendapat perlakuan yang sama? 

Padahal smartphone pada umumnya memiliki fungsi yang sama. Penjelasan mengenai Strategi Pemasaran dan Peranan Brand bisa kamu simak video dari Tech In Asia ID berikut ini.





Sumber :
YouTube Channel : Tech In Asia ID

Naya Tinanda Nabila : Strategi Bisnis dalam Industri Digital

Sesi BukaTalks : Thriving as Creative Entrepreneur Using the Power of Online Business 

Naya adalah seorang Managing Director Rollover Reaction dan juga Co-FounderRollover Reaction adalah brand kosmetik yang menyasar generasi muda jaman sekarang.


Naya Tinanda Nabila


Launching pertama kali tahun 2016. Selesai kuliah memiliki sebuah permasalahan, dulu waktu kuliah kesusahan menemukan kosmetik sesuai dengan selera dia.


www.rollover-reaction.com/

Bagi yang pernah tahu jasa titip online di Instagram, kadang-kadang brand yang dijual mahal banget sama mereka. Atau enggak harus dapetin itu dengan nitip temen yang lagi pergi ke luar negeri.

Ada banyak hal inspiratif yang bisa dipetik, sama seperti para pembicara hebat yang lain. Cek videonya dibawah ini.






Sumber :
Situs : Rollover Reaction
YouTube Channel : Bukalapak

Yukka Harlanda : Kisah Kasih Brodo di Industri Kreatif

Sesi BukaTalk : Thriving as Creative Entrepreneur Using the Power of Online Business 

Yukka Harlanda adalah Co-Founder sekaligus CEO Brodo, lulusan dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB angkatan 2007. Tidak ada hubungannya sama industri kreatif, sepatu maupun bisnis.


Yukka Harlanda

Kenapa bisa begitu? Alasannya karena kaki Yukka gede ukuran 46 sejak SMP kelas 3. Jadi kalau ingin beli sepatu harus pakai brand sepatu luar negeri dan mahal dan jelek. 


http://bro.do/id/

Sampai suatu waktu di Teknik Sipil ITB ada struktur beton, kebetulan dosennya kalau mau presentasi ke labnya harus tampil rapi. Seumur hidup Yukka menggunakan sepatu luar negeri, sepatu casual jadi tidak pernah menggunakan sepatu pantofel.

Mau tahu kisah selanjutnya dari Yukka, kalian bisa simak video dibawah ini. Ambil inspirasinya lalu kembangkan sesuai passion bisnis kalian. Semangat Entrepreneur!!






Sumber :
Situs : BRO.DO
YouTube Channel : Bukalapak

Dimas Djayadiningrat : Memaksimalkan Komunikasi dalam Content Creation

Sesi BukaTalk : How to Unlock Opportunities in Digital Era with Creativity 

Dimas Djayadiningrat adalah seorang Director pembuat iklan yang sebelumnya menggarap music video. Dimas coba menjelaskan mengenai content creation


Dimas Djayadiningrat dan anak

Bagaimana menciptakan content creation yang efektif? Dimas akan menjelaskan tentang itu. Dimas pun akan mencoba men-summiraze apa yang telah dia lakukan. 


www.dimasdjayadiningrat.com

Tantangan yang pertama dihadapi, siapa yang akan menjadi tujuan kalian dalam menyampaikan pesan visual? Apalagi di generasi twitter (ngomong pendek-pendek, singkat-singkat).

Saat ini orang pengennya nonton sesuatu yang berharga. Lalu untuk komunikasinya single message. Kalian kudu nonton deh, seru presentasi Dimas Djayadiningrat. Dijamin nambah pengetahuan kalian tentang content creation.






Sumber :
Situs : Dimas Djayadiningrat 
YouTube Channel : Bukalapak